Tak terasa,
sudah 3 minggu tepat setelah pertemuan kita. Apakah kaumasih ingat sore di
Jogja, meskipun kausekarang sudah pindah kota? Apakah kaumembaca surat yang
kukirim 1 minggu yang lalu? Apakah kaujuga membaca artikel tentang awal
pertemuan kita 3 minggu yang lalu? Ah, aku tahu. Kaupasti sibuk. Sebentar lagi
kauakan ke negeri orang. Hati-hati di jalan, Mas.
Senin, 14 Juli 2014
Selasa, 08 Juli 2014
Ungkap(k)an Cinta
Pagi ini, saya
akan membagikan kisah tentang pahit dan manisnya ketika cinta tak terungkap :))
Selamat membaca :)) Siapa tahu ada yang cocok sama kamu :p
Senin, 07 Juli 2014
Suratku
Pacitan,
7 Juli 2014
Dear
kamu,
Selamat
siang. Bagaimana kabarmu di kota yang terkenal karena suhu rendahnya? Semoga di
sana kamu baik-baik. Sama sepertiku di sini, yang baik-baik. Alhamdulillah.
Senin, 30 Juni 2014
Seratus Enam Puluh Delapan
168 jam yang lalu. Jangan
salahkan aku jika aku masih mengingat detail peristiwa itu. Pertemuan singkat
kita yang masih terus membekas dalam ingatanku. Tanpa kausuruh untuk
menghafalkannya, jika dites bagaimana runtutan kejadian itu, pasti aku dapat
nilai seratus.
Minggu, 29 Juni 2014
Kisah #LDR
Salahkan saja
pada wanita itu yang seenaknya sendiri mengunggah foto BBM-mu. Salahkan saja
pada mataku yang bisa membaca balasan BBM-mu. Salahkan saja pada salah satu
followerku yang menanyakan foto itu, hingga aku penasaran dan malah membuka
foto itu. Salahkan saja aku yang katamu terlalu cemburu. Oh, ya? Terlalu
cemburu?
Sabtu, 28 Juni 2014
Kamu Benar-benar Pulang
Akhirnya kamu benar-benar pulang.
Tepat satu hari sebelum Ramadan. Kamu tak memberiku kabar apa-apa. Bahkan, aku
tahu bahwa kamu pulang melalui dunia maya. Bukan melalui telepon genggam yang
biasanya kita gunakan untuk saling kasih kabar.
Edisi Ramadhan
Hello
everybody! Alhamdulillah kita semua dapat bertemu kembali dengan bulan penuh
berkah. Alhamdulillah Tuhan memberi kesempatan pada kita untuk kembali
bertarawih, sahur, buka puasa, dan ngabuburit. Haha. Cie... begitu aku nulis
ngabuburit pada malu-malu. Hayo... ketahuan, kan, yang menanti bulan puasanya
Cuma pengen ngabuburitnya doang?
Langganan:
Postingan (Atom)
Kamu Harus Baca Ini
#SWORDS's After Story
Hidupku tidak banyak berubah, seandainya kamu ingin bertanya keadaanku kini. Bersyukur banyak-banyak karena sekolah lanjut...
Banyak yang Baca Ini
-
“Nggak dilanjutin belajar matematikanya?” “Ehm, ha? Belajar?” lalu pandangan gadis itu beralih pada lembaran kertas tercoret angka, t...
-
Sahabatku baru saja bercerita tiga menit tanpa jeda. Tentang salah seorang pemuda yang buatnya melayang-layang tak berdaya. Pemuda yang...
-
Malam ini, aku belajar satu hal dari percakapan antara kakakku dan orang tuaku. Ini terkait perjuangan kakakku yang harus mengorbankan ...

