Tampilkan postingan dengan label Idiot. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Idiot. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Desember 2014

Ah, Kecewa



Sore ini rumahku kedatangan tamu istimewa. Tanpa identitas seragam merah atau biru dengan garuda di dada, aku langsung tahu siapa dia. Sepupuku, Putu Gede Juni Antara yang mengajak temannya, Mahdi Fahri Albaar. Entah bagaimana mereka berdua bisa bertemu, yang kutahu, Bli Putu berada di Surabaya dan Kak Mahdi ada di Maluku. Pokoknya, mereka berdua ada di rumahku sore ini.

            Aku langsung heboh tak karuan ketika melihat mereka ruang tamu. Mendapati seorang berkaos hitam, dan satunya memakai jaket biru ala timnas. Seisi rumah menyambut mereka berdua, dan aku segera menggandeng Bli Putu, bercerita apa saja yang lebih sering ditanggapi dengan senyum dan tawa kecilnya. Kak Mahdi hanya mesam-mesem, karena baru kali ini dia menginjakkan kaki di rumahku. Baru pertama ini dia kenal denganku. Mungkin, rada heran dengan gadis yang baru bangun tidur, bisa bercerita dengan kecepatan 100 km/jam.
            Aku tersadar sesuatu. Kapan lagi sepupuku ini datang ke rumah? Tidak pasti setahun sekali. Apalagi, rumahnya tidak di Jawa, tapi di Pulau Dewata. Kerjanya di Surabaya. Jauh, kan, dari kota tercinta? Serta-merta aku kembali ke kamar, mengambil kamera. Mengabadikan pertemuan kami berdua, ehm, bertiga, sore ini.

Senin, 26 Mei 2014

To My BigBos, Wherever You Are



Selamat malam, Mas. Selamat beristirahat. Jika kamu sering membaca kirimanku, tentu kamu tak asing lagi denganku. Penggemarmu yang menggilaimu. Yang selalu mengharapkanmu melalui akun twitter, layar kaca, bahkan buku. Buku tentang teman-temanmu. Yang masih ada sangkut pautnya dengan dirimu. Tapi tidak ada kamu. Eh, ada ding. Tapi kamu hanya terlibat dalam 3 gambar. Itu pun dengan ukuran 3x4.

Kamis, 20 Maret 2014

Surat dari Balik Kaca



Kita tak pernah bertemu. Kamu pun belum mengenalku. Aku hanya menemukanmu melalui layar kaca. Sebuah pagar yang jadi pemisah dunia kita. Dunia yang lebih pongah dari dunia maya, tak mau disentuh oleh jemari tangan. Tak pernah terhubung secara audio maupun visual.

Rabu, 19 Maret 2014

Surat di Malam Insomnia



Selamat membaca surat yang kubuat di malam-malam aku insomnia :))
Selasa, 18 Maret 2014
“Selamat malam”. Kata itu spontan terucap dari bibirku ketika kamu tertangkap mataku. Senyumku otomatis berkembang ketika kamu tertangkap oleh kamera televisi. Kamu muncul di layar kaca! Sialan! Aku berteriak-teriak tak jelas ketika kamu memasuki lapangan.

Senin, 04 November 2013

6 Orang Beruntung yang Merajai Kisah si Penulis




Terima kasih untuk si penulis yang mengizinkan saya mengirim tulisan ini dalam blog pribadi saya :) Terima kasih untuk si penulis enggan disebut namanya ini telah mengizinkan saya membagi tulisan ini :) Tak lupa, selamat untuk 6 orang beruntung yang menjadi ide cerita si penulis :) Selamat membaca.

Kamu Harus Baca Ini

#SWORDS's After Story

Hidupku tidak banyak berubah, seandainya kamu ingin bertanya keadaanku kini.              Bersyukur banyak-banyak karena sekolah lanjut...

Banyak yang Baca Ini