Tampilkan postingan dengan label horor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label horor. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 Desember 2015

Abnormal



Sahabatku baru saja bercerita tiga menit tanpa jeda. Tentang salah seorang pemuda yang buatnya melayang-layang tak berdaya. Pemuda yang tampan dan baik hati dari esktrakurikuler voli. Satu-satunya pemuda yang memperhatikannya. Tidak seperti pemuda lain yang memilih tak acuh padanya. Sesekali menyapa, atau tersenyum padanya. Sering membagi-bagikan camilan buatan ibunya kepada manusia seluruh ekstra. Kata sahabatku, camilan berbahan dasar tepung terigu, telur, mentega, dan susu itu, enak bukan main.

Sayangnya, akhir-akhir ini, pemuda baik hati itu semakin baik. Dan itu membuat sahabatku terbang makin tinggi. Kuperingatkan agar tak jauh-jauh ke langit, tapi sahabatku berkeras. Pemuda baik hati itu bukan sekadar baik. Mungkin saja telah jatuh hati padanya—sama seperti yang dirasakan sahabatku. Aku pun hanya tersenyum menanggapi ocehan sahabatku. Pilih tak berkomentar.

Aku menanggapi ceritanya dengan tertawa kecil, lalu menanyakan kelanjutan kisah seru mereka. Sahabatku menjawab dengan mengisahkan kembali cerita yang dulu, masih dengan semangat yang sama, nada menggebu-gebu yang sama, hanya kata-katanya yang sedikit berubah. Aku kembali tersenyum. Pemuda itu benar-benar terlihat baik di mata sahabatku. Hampir tanpa cela. Menyaingi malaikat.

Kamis, 13 Maret 2014

Mas Aldi Datang?




“Semoga Mas Aldi cepat sembuh. Amin,” tepat saat mulutku tertutup, alat pendeteksi detak jantung menunjukkan garis lurus. Seperti yang kulihat di film-film, biasanya jika alat itu menunjukkan garis lurus, berarti....... firasat anehku terjawab. Paranoid, film...... seketika aku jatuh dari kursi dan semuanya menggelap.

Kamu Harus Baca Ini

#SWORDS's After Story

Hidupku tidak banyak berubah, seandainya kamu ingin bertanya keadaanku kini.              Bersyukur banyak-banyak karena sekolah lanjut...

Banyak yang Baca Ini