Jumat, 07 Maret 2014

Rindu






Aku tak pernah berharap untuk memulai sebuah perkenalan denganmu. Aku tak pernah mengharap sesosok orang yang bahkan belum kutahu betul asal usulnya. Hanyalah sebuah kebetulan mengapa kita bisa satu adegan dalam menjalankan skenario bernama takdir. Aku tak tahu jalan hidupmu. Aku tak tahu bagaimana nahkoda membawa kapalmu. Aku tak mengerti mengapa bocah 14 tahun ini tiba-tiba rindu hadirmu? Ingin kembali dibuat tersenyum olehmu. Ingin kembali ke masa dulu, ketika adegan itu termainkan, berada dalam 1 bingkai denganmu.

Kamis, 06 Maret 2014

Firasat



Kapal makin terombang-ambing. Meliuk sana meliuk sini. Termakan ombak yang kian meninggi. Para penumpang segera berlari ke buritan kapal. Tak terkecuali diriku. Tapi, kakiku seakan terpaku. Aku tak bisa berlari! Aku hanya bisa diam. Tuhan... Tolong aku! Ombak mulai memasuki bibir kapal. Sebentar lagi pasti menyentuh kakiku yang beku. Air laut makin memenuhi kapal. Dan tinggallah nyawaku di ujung tanduk......

Kamis, 27 Februari 2014

Renungan

 Hidup (Tak) Mudah Ditebak


Hello guys ! Selamat bermalam Jum'at Pon ! No, misteri. Saatnya berkicau di dunia penuh misteri. Haha. Ah, tidak! Nggak perlu bergidik ngeri begitulah. Ini hanya aku. Seorang penulis remaja yang suka nulis. Eh, bukan. Yang suka galau :p Haha. Ralat deh ralat. Yang suka membagi tulisan seputar kegalauan.... remaja.

Sabtu, 08 Februari 2014

Setelah Membaca Status Terakhir Akunmu



Masih ingatkah kamu awal perkenalan kita? Lagi-lagi aku membahas dunia maya. Dunia semu yang mengawali pertemuanku denganmu. Lagi-lagi pula, halaman berwarna biru, bertuliskan Facebook kembali terketik di cerita ini. Beranda yang kau kunjungi tiap malam di depan layar laptopmu. Bercerita tentang pengalamanmu di sekolah, tentang kisah cintamu yang semrawut, tentang teman-teman baikmu, tentang orang yang tak kau suka, semuanya. Kau tulis secara runtut hingga otakku mampu membayangkan duniamu.

Sabtu, 11 Januari 2014

Geguritan

Haha. Nggak tahu kenapa, di pelajaran Bahasa Jawa kemarin, nulis geguritannya berawal dari memikirkanmu, orang yang tak akan kusebutkan namanya di sini. Inilah hasilnya. Selamat membaca :)


Kamis, 26 Desember 2013

Ini Surat yang Kesekian Dariku; Pengagummu


Surat ini kutulis ketika malam itu aku merasa sendiri dengan ribuan bayangan wajahmu. Aku merindukan kamu yang beberapa hari terakhir, muncul dalam kehidupanku. Surat dengan alamat yang sangat jelas. Kamu.


Kamis, 05 Desember 2013

Gila



Mungkin, hanya sebuah perasaan tajam yang menikam hati saya. Menyadari anda benar-benar telah meninggalkan dunia saya, tanpa permisi. Menyadari bahwa anda telah memasuki dunia orang lain tanpa sepengetahuan saya. Padahal, saya berusaha mengundang anda untuk masuk ke dunia saya. Dunia yang pernah anda jelajah, yang pernah menjadi sumber tawa dan senyum anda. Yang baru sekarang saya rindukan, sejak anda menghilang.

Kamu Harus Baca Ini

#SWORDS's After Story

Hidupku tidak banyak berubah, seandainya kamu ingin bertanya keadaanku kini.              Bersyukur banyak-banyak karena sekolah lanjut...

Banyak yang Baca Ini