Aku tak pernah berharap untuk memulai sebuah perkenalan denganmu. Aku tak
pernah mengharap sesosok orang yang bahkan belum kutahu betul asal usulnya.
Hanyalah sebuah kebetulan mengapa kita bisa satu adegan dalam menjalankan
skenario bernama takdir. Aku tak tahu jalan hidupmu. Aku tak tahu bagaimana
nahkoda membawa kapalmu. Aku tak mengerti mengapa bocah 14 tahun ini tiba-tiba
rindu hadirmu? Ingin kembali dibuat tersenyum olehmu. Ingin kembali ke masa
dulu, ketika adegan itu termainkan, berada dalam 1 bingkai denganmu.
Jumat, 07 Maret 2014
Kamis, 06 Maret 2014
Firasat
Kapal makin terombang-ambing. Meliuk sana meliuk sini. Termakan ombak
yang kian meninggi. Para penumpang segera berlari ke buritan kapal. Tak
terkecuali diriku. Tapi, kakiku seakan terpaku. Aku tak bisa berlari! Aku hanya
bisa diam. Tuhan... Tolong aku! Ombak mulai memasuki bibir kapal. Sebentar lagi
pasti menyentuh kakiku yang beku. Air laut makin memenuhi kapal. Dan tinggallah
nyawaku di ujung tanduk......
Kamis, 27 Februari 2014
Renungan
Hidup (Tak) Mudah Ditebak
Hello guys ! Selamat bermalam Jum'at Pon ! No, misteri. Saatnya berkicau di dunia penuh misteri. Haha. Ah, tidak! Nggak perlu bergidik ngeri begitulah. Ini hanya aku. Seorang penulis remaja yang suka nulis. Eh, bukan. Yang suka galau :p Haha. Ralat deh ralat. Yang suka membagi tulisan seputar kegalauan.... remaja.
Sabtu, 08 Februari 2014
Setelah Membaca Status Terakhir Akunmu
Masih ingatkah kamu awal perkenalan kita?
Lagi-lagi aku membahas dunia maya. Dunia semu yang mengawali pertemuanku
denganmu. Lagi-lagi pula, halaman berwarna biru, bertuliskan Facebook kembali
terketik di cerita ini. Beranda yang kau kunjungi tiap malam di depan layar
laptopmu. Bercerita tentang pengalamanmu di sekolah, tentang kisah cintamu yang
semrawut, tentang teman-teman baikmu, tentang orang yang tak kau suka,
semuanya. Kau tulis secara runtut hingga otakku mampu membayangkan duniamu.
Sabtu, 11 Januari 2014
Geguritan
Haha. Nggak tahu kenapa, di pelajaran Bahasa Jawa kemarin, nulis geguritannya berawal dari memikirkanmu, orang yang tak akan kusebutkan namanya di sini. Inilah hasilnya. Selamat membaca :)
Kamis, 26 Desember 2013
Kamis, 05 Desember 2013
Gila
Mungkin, hanya sebuah
perasaan tajam yang menikam hati saya. Menyadari anda benar-benar telah
meninggalkan dunia saya, tanpa permisi. Menyadari bahwa anda telah memasuki
dunia orang lain tanpa sepengetahuan saya. Padahal, saya berusaha mengundang
anda untuk masuk ke dunia saya. Dunia yang pernah anda jelajah, yang pernah
menjadi sumber tawa dan senyum anda. Yang baru sekarang saya rindukan, sejak
anda menghilang.
Langganan:
Postingan (Atom)
Kamu Harus Baca Ini
#SWORDS's After Story
Hidupku tidak banyak berubah, seandainya kamu ingin bertanya keadaanku kini. Bersyukur banyak-banyak karena sekolah lanjut...
Banyak yang Baca Ini
-
Sudah sejak tadi pagi aku tak sabar ingin segera malam. Karena kemarin, abangku bilang, dia akan pulang, dan membawa banyak...
-
“Nggak dilanjutin belajar matematikanya?” “Ehm, ha? Belajar?” lalu pandangan gadis itu beralih pada lembaran kertas tercoret angka, t...
-
Sahabatku baru saja bercerita tiga menit tanpa jeda. Tentang salah seorang pemuda yang buatnya melayang-layang tak berdaya. Pemuda yang...
